Sejak tanggal 24 May 2014, www.dapatinfo.com sudah resmi dipindah ke www.tiketips.com. Terima Kasih
Google PlusFacebook Fans PageTwitter

Boarding Pass Pesawat Bandara

Boarding Pass Pesawat Bandara
Boarding Pass adalah sebuah dokumen yang diberikan oleh maskapai penerbangan kepada para penumpangnya pada saat check in di bandara, Boarding Pass ini berguna sebagai pass masuk kedalam pesawat untuk penerbangan tertentu. Boarding Pass berisikan identitas penumpang, nomor penerbangan, seat atau tempat duduk serta tanggal dan jam keberangkatan. Untuk beberapa airlines, penumpang bisa melakukan proses check in sendiri secara online dan bisa mencetak sendiri boarding passnya.


Secara umum, penumpang yang mempunyai tiket elektronik (etiket) hanya membutuhkan boarding pass untuk dapat masuk kedalam pesawat. Lain hal nya dengan penumpang yang mempunyai tiket manual atau paper tiket, kupon penerbangan pada tiket manual tersebut diperlukan bersamaan dengan boarding pas agar dapat masuk kepesawat. Namun untuk saat ini tiket manual berangsur angsur tidak dipakai lagi karena sudah beralih ke elektronik tiket dan bahkan sekarang semua maskapai penerbangan tidak lagi menggunakan tiket manual.

Boarding Pass ini dikumpulkan oleh pihak bandara untuk melakukan cross check jumlah penumpang yang akan berangkat. Boarding Pass ini biasanya memiliki barcode (kode bar) atau magnetic stripe. Barcode atau magnetic stripe yang terdapat pada boarding pass ini diterbitkan oleh IATA. Barcode dicetak diatas boarding pass, untuk magnetic stripe tidak lagi dipakai pada saat ini. Bagi penumpang yang memiliki penerbangan konekting (transit) boarding pass akan dicetak untuk tiap penerbangan (nomor penerbangan berbeda) terlepas apakah penumpang naik pesawat yang berbeda.


Sudah banyak airlines yang mempunyai fasilitas verifikasi boarding pass secara otomatis di pintu gerbang boarding atau gateway (pintu masuk). Hal ini tentu memudahkan dan dapat mempercepat waktu dalam proses boarding. Selain itu, fasilitas ini secara langsung akan mengupdate data penumpang yang sudah masuk kepesawat.
Baca Selengkapnya →

Syarat Ibu Hamil Naik Pesawat Terbang

Syarat Ibu Hamil Naik Pesawat Terbang
Lebaran sebentar lagi, rencananya mau pulang kampung naik pesawat terbang, maklum sudah beberapa kali lebaran selalu saja naik bus. Tiket pesawat sudah dibeli jauh hari kemaren mumpung harganya agak murah, namun menjadi pikiran sekarang ini bahwa istri lagi hamil, apakah nanti diperbolehkan naik pesawat? Begitulah kira kira curhatan seorang teman yang kebetulan istrinya sedang hamil sementara mereka sekeluarga akan pulang kekampung halaman untuk berlebaran menggunakan pesawat terbang.

Ibu Hamil

Tidak ada larangan bagi ibu hamil naik pesawat terbang selama masih memenuhi aturan yang ditetapkan oleh setiap maskapai penerbangan. Biasanya nanti pada saat check in, pihak maskapai penerbangan akan meminta surat keterangan dari dokter, oleh karena itu sebelum jadwal keberangkatan, biasanya 1 minggu sebelum keberangkatan mintalah surat keterangan/izin terbang dari dokter. Surat ini berisikan keterangan tentang usia kehamilan, perkiraan waktu kelahiran dan kesehatan kehamilan dan si ibu.

Usia kandungan/kehamilan yang aman berpergian menggunakan pesawat terbang adalah pada saat usia kandungan 4 sampai dengan 6 bulan. Bagi wanita yang memiliki kandungan lemah, usia kandungan dibawah 4 bulan akan berbahaya dan pada usia kandungan 7 bulan ke atas dikhawatirkan bisa melahirkan didalam pesawat. Setiap maskapai penerbangan mempunyai aturan masing masing mengenai penumpang hamil ini.

Syarat Ibu Hamil Naik Pesawat Garuda Indonesia

Untuk kehamilan pertama dan kedua dengan kondisi kesehatan yang normal dan tanpa keluhan dengan usia kehamilan sampai 32 minggu diterima tanpa larangan dan harus mengisi Formulir Informasi Medis (MEDIF) untuk perjalanan udara.

Jika kehamilan disertai dengan keluhan seperti sakit atau nyeri dan sebagainya, maka diterima dengan syarat. Izin medis harus disetujui oleh Dokter Garuda Indonesia atau dokter yang ditunjuk dan diperoleh 7 hari sebelum dimulainya perjalanan.

Syarat Ibu Hamil Naik Pesawat Citilink

Ibu hamil dapat melakukan perjalanan dengan pesawat ketika umur kandungannya mencapai maksimal 27 minggu dan pulang pada saat umur kandungannya berkisar antara 28-34 minggu apabila mendapatkan surat dari dokter yang menyatakan umur kandungannya dan bahwa ia sehat untuk melakukan perjalanan dengan pesawat. Penumpang tersebut harus mengisi Formulir Perjalanan untuk Ibu Hamil.

Syarat Ibu Hamil Naik Pesawat Sriwijaya Air

Penumpang dengan usia kehamilan maksimal 32 minggu, diperbolehkan terbang dengan terlebih dahulu mengisi formulir informasi medis yang tersedia. Kondisi di luar itu, atau yang memerlukan perhatian khusus, penumpang diwajibkan melengkapi dokumen penerbangan dengan surat keterangan sehat untuk terbang dari dokter dan disetujui oleh pihak Sriwijaya Air.

Syarat Ibu Hamil Naik Pesawat Lion Air

Semua ibu hamil harus menandatangani pernyataan pembebasan tangungjawab. Penumpang yang usia kandungannya lebih dari 28 minggu harus menunjukkan Sertifikat Kesehatan yang menyatakan bahwa penumpang tersebut cukup sehat untuk melakukan perjalanan udara di counter check-in.

Syarat Ibu Hamil Naik Pesawat Air Asia

Penumpang yang sedang hamil berkewajiban memberitahukan kepada Airasia kondisi kehamilannya pada saat melakukan pemesanan kursi dan di konter check-in. Untuk kehamilan hingga 27 minggu maka penumpang harus menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas AirAsia/AirAsia X pada saat melakukan check-in untuk membebaskan AirAsia/Airasia X dari pertanggungjawaban yang timbul dari hal tersebut.

Kehamilan antara 28 minggu hingga 34 minggu, maka penumpang diharuskan menyerahkan surat keterangan dokter yang disetujui yang mengkonfirmasikan usia kehamilan telah masuk ke minggu ke berapa dan bahwa penumpang dalam kondisi fit untuk bepergian. Surat keterangan ini tanggalnya tidak boleh lebih dari 30 hari sejak tanggal keberangkatan pesawat outbound atau inbound yang dijadwalkan. Selain itu penumpang harus menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban terbatas AirAsia/AirAsia X pada saat melakukan check-in untuk membebaskan AirAsia/Airasia X dari pertanggungjawaban yang timbul dari hal tersebut. Kehamilan 35 minggu ke atas, Airasia tidak memperkenankan melakukan penerbangan menggunakan pesawat terbang.
Baca Selengkapnya →

Tips mengatasi mabuk dipesawat

Tips mengatasi mabuk dipesawat
Wow...seger banget nih keliatannya kawan-kawan pengunjung setia tiketips.com, lagi kasmaran yaaa..atau lagi dapat rezeki nomplok yaaa..atau habis jalan jalan naik kapal pesiar yaaa..atau habis mandi yaa..hehehe, lagi apapun moga moga selalu seger dan sehat kami doakan. Mumpung kawan-kawan lagi baca nih, ada sedikit yang ingin kami bagikan tentang tips mengatasi mabuk udara atau mabuk di pesawat terbang.

Biar lebih gampang memaparkan tentang tips mengatasi mabuk di pesawat terbang, kita karang aja deh seorang bernama Udin, Udin ini paling takut kalo disuruh berpergian menggunakan pesawat terbang, bukan karena gak punya duit beli tiket pesawat, jangankan duit buat beli tiket pesawat, kartu kreditnya aja sampai 5 buah dengan limit diatas 20 juta..hahaha...terlalu mengkhayal tinggi ya karangan orangnya, tapi gak apa apa deh, bisa jadi orang seperti itu memang ada. Nah, jika bukan karena tidak punya uang buat beli tiket, lalu apa yang menyebabkan si Udin sangat takut naik pesawat terbang? Jawabannya adalah karena si Udin orangnya pemabuk (bukan mabuk karena minum minuman keras loh yaaa), dia takut ntar didalam pesawat mabuk dan muntah muntah, secara diakan orang kaya, masak sampai mabuk dan muntah didalam pesawat, tensin dong..hehehe.
Mabuk Udara

Mabuk perjalanan dan penyebab mabuk perjalanan

Mabuk perjalanan kalau dalam bahasa inggris disebut motion sickness bisa dibilang suatu penyakit, biasanya penyakit ini timbul karena adanya gerakan (motion). Tanda tanda mabuk biasanya dimulai dengan rasa mual dan pusing, bagi yang gak tahan bisa keluar tuh makanan lezat yang dimakan sebelumnya karena muntah..rugi dong hehehe. Penyebab utama mabuk adalah gerakan yang berulang ulang yang menyebabkan gangguan pada labirin telinga yang notabene sebagai pengatur keseimbangan. Selain itu, faktor penunjang terjadinya mabuk udara juga karena bau yang tidak cocok dengan hidung dan kelebihan asupan makanan sebelum menggunakan angkutan udara.

Cara mengatasi mabuk dipesawat terbang

Nah, ini dia yang ditunggu tunggu, bagaimana sih caranya biar gak mabuk ketika berpergian menggunakan pesawat terbang?. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi mabuk, barangkali cara ini bisa diterapkan bagi kita semua agar bisa mengatasi mabuk dipesawat terutama buat si Udin.. :)
  1. Tempat duduk dipesawat.
    Carilah posisi duduk didekat jendela, dengan cara ini kita bisa menghilangkan ingatan akan rasa mual dan pusing dengan melihat keluar pesawat. Selain itu juga bisa memilih tempat duduk yang kurang terhadap goncangan seperti pada seat tengah sampai depan, berkurangnya goncangan akan mengurangi rasa mual dan pusing.
  2. Jaga makanan.
    Sebelum berangkat menggunakan pesawat terbang, usahakan untuk mengisi perut terlebih dahulu, perut yang kosong akan memicu rasa mual, tapi mesti diingat, jangan makan terlalu berlebihan karena justru akan memicu rasa mual juga, makanlah secukupnya saja.
  3. Minum obat anti mabuk.
    Meminum obat anti mabuk adalah cara terbanyak yang dipakai oleh orang orang yang suka mabuk perjalanan. Minumlah obat anti mabuk 15 menit atau 5 menit sebelum pesawat berangkat.
  4. Bawa wangi-wangian kesukaan.
    Terkadang bau didalam pesawat bisa memicu rasa mual, apalagi disebelah kita duduk ada penumpang yang blom mandi pula..hahaha. Menghirup wangi-wangian kesukaan akan menghilangkan rasa mual penyebab mabuk dan tentunya akan membuat kita menjadi santai dan rilek.
  5. Berkomunikasi dengan teman sebelah duduk.
    Termenung diam bisa juga menyebabkan mabuk, cobalah berkomunikasi dengan teman disebelah tempat duduk, dengan berkomunikasi akan menghilangkan ingatan akan rasa mual dan pusing. Apalagi kalo pembicaraan nyambung, waahh..gak bakalan terasa tuh udah nyampe aja ditempat tujuan :).
Tips mengatasi mabuk dipesawat diatas bisa juga sebagai tips untuk mabuk perjalanan lainnya seperti mabuk perjalanan laut dan darat, karena intinya, mabuk terjadi karena adanya gerakan atau goncangan yang tidak biasanya diterima oleh tubuh dan otak kita. Nah, buat si Udin karangan tadi nih, semoga tidak mabuk lagi ya, malu dong, masak kaya raya tapi mabuk naik pesawat terbang...hehehehe...
Baca Selengkapnya →

Bisakah merubah nama pada tiket pesawat ?

Bisakah merubah nama pada tiket pesawat ?
Tiket pesawat murah, promo dan diskon memang tidak lepas dari pantauan kita, siapa sih yang tidak mau tiket pesawat murah, promo ataupun tiket diskon, semua orang tentunya mau. Namun disini kita tidak membahas bagaimana cara mencari tiket pesawat promo, murah dan tiket diskon, tetapi disini akan kita singgung tentang salah satu data yang dibutuhkan untuk melakukan pembelian tiket pesawat yaitu nama penumpang.
Nama tiket pesawat

Nama penumpang adalah salah satu data yang diperlukan dalam pembelian tiket selain kartu tanda pengenal, nomor telepon dan lain lainnya. Pada waktu melakukan proses booking dan disaat kita diminta memberikan nama, berikanlah nama penumpang sesuai dengan tanda pengenal (KTP), jangan memberikan nama panggilan atau panggilan sayang dan sebagainya.

Panduan pengisian nama penumpang pada saat booking tiket pesawat

Jika melakukan proses booking dan pembelian tiket secara online sendiri, harap diperhatikan beberapa kondisi penulisan nama berikut:
  • Nama terdiri dari 3 suku kata, contoh Andri Maulana Ibrahim maka untuk Nama depan adalah Andri, nama tengah adalah Maulana dan nama belakang adalah Ibrahim
  • Nama terdiri dari 2 suku kata, contoh Andri Maulana maka untuk Nama depan adalah Andri, nama tengah dikosongkan saja dan nama belakang adalah Maulana
  • Nama terdiri dari 1 suku kata, contoh Andri maka untuk Nama depan adalah Andri, nama tengah dikosongkan saja dan nama belakang disi dengan nama depan yaitu Andri
Untuk beberapa kasus, tidak jarang terjadi dimana nama yang tercantum pada tiket pesawat tidak sama dengan nama yang tercantum pada tanda pengenal penumpang. Airlines berhak menolak penumpang yang nama di tiketnya berbeda dengan nama di tanda pengenal.

Perubahan nama pada tiket pesawat pada umumnya adalah tidak bisa, jika nama pada tiket adalah MR TOMI dan ingin diubah menjadi MR HIDAYAT maka hal ini tidak bisa dilakukan. Oleh karena itu, sebelum melakukan proses booking dan pembayaran tiket pesawat diharapkan kehati hatiannya dalam memasukkan nama karena jika tiket sudah dicetak dan dibayar, maka perubahan nama tidak akan bisa dilakukan lagi.

Ada toleransi untuk kesalahan nama di tiket, namun tentunya kesalahan ini tidak fatal, artinya kesalahan ini hanya untuk 1 huruf pada nama tersebut saja, misalnya nama ditiket adalah MR TOMI dan nama di KTP adalah MR TOMY, kesalahan seperti ini biasanya masih mendapat toleransi oleh pihak airlines di counter check in. Untuk diketahui ini adalah toleransi kesalahan tulis bukan perubahan nama pada tiket kita.

Kesalahan Penulisan Nama Penumpang di Tiket Pesawat

Beberapa kemungkinan kesalahan nama penumpang di tiket pesawat yang sering terjadi dan masih dalam batas toleransi bisa kita lihat berikut ini:
  • Kesalahan salah satu huruf pada nama, misal; tertulis TOMY sedangkan di tanda pengenal adalah TOMI
  • Kesalahan pada title, misalnya tertulis Ms sedangkan sebenarnya adalah Mrs atau Mr dan sebaliknya
Toleransi seperti diatas biasanya hanya untuk rute penerbangan domestik, sedangkan untuk rute penerbangan internasional harus benar benar sesuai dengan yang tertera di tanda pengenal atau passport dan jika berbeda sebaiknya hubungi airlines bersangkutan untuk solusinya.

Kesalahan nama pada tiket pesawat akan terdeteksi jika pada saat check in dilakukan pemeriksaan tanda pengenal, pada saat itu akan ketahuan apakah penumpang benar benar menggunakan tiket pesawat atas namanya sendiri atau tidak, jika tidak ada pemeriksaan tanda pengenal (rute domestik), tiket atas nama orang lain pun bisa kita pakai tetapi sebaiknya jangan coba coba melakukan karena hanya akan merugikan diri sendiri. Kenapa merugikan diri sendiri? misalkan terjadi kecelakaan dan meninggal, maka orang orang yang menggunakan tiket bukan atas nama sendiri tidak akan terdaftar di data airlines, artinya jika penumpang tersebut meninggal maka tidak akan mendapatkan asuransi apa apa ditambah lagi statusnya menjadi orang hilang dikarenakan namanya tidak tercantum dalam penerbangan tersebut.

Biasanya timbul permintaan perubahan nama dikarenakan adanya penumpang yang tidak jadi berangkat, agar tiket tidak terbuang begitu saja barangkali diminta orang lain untuk memakai tiket tersebut. Apapun alasannya perubahan nama pada tiket ini tidak bisa dilakukan, jika ada nama lain maka harus melakukan booking dan pembelian tiket baru.

Karena perubahan nama pada tiket pesawat tidak bisa dilakukan, tidak jarang terjadi ada penumpang yang menggunakan tiket yang tidak sesuai dengan kartu pengenalnya, hal ini tentunya melanggar aturan penerbangan komersial dan yang paling fatal adalah jika sesuatu hal terjadi, maka yang terdaftar diairlines adalah nama yang tercantum pada tiket bukan nama kita yang memakai tiket tersebut.
Baca Selengkapnya →