Traveling Tips

Traveling tips and information for ticket prices, holidays, hotel, booking, tour, travel agents, airlines, cruises, travel insurance, travel tips and others

Pekanbaru berasap, penerbangan dibatalkan

Kalo kuingat ingat sudah kurang lebih 3 minggu sejak tanggal 11 Maret 2014 asap hasil pembakaran lahan ilegal menyelimuti kota pekanbaru. Sepanjang sejarah hidup saya sendiri, rasanya inilah bencana kabut asap terbesar dan terlama, sudah banyak korban anak anak yang menderita ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) disebabkan asap ini.

Sepanjang perjalanan menuju tempat kerja tadi aja mata ini rasanya pedih terkena asap, jarak pandang yang pendek membuat saya sangat hati hati membawa motor, biasanya kecepatan 90 Km/Jam sekarang 40 - 50 Km/Jam aja lagi, mau gimana lagi daripada tambah kecepatan dan kecelakaan, sudahlah mata perih kena asap, paru paru sakit karena asap ditambah pula nabrak karena asap...wuiihh..lengkap sudah karena asap.
Udara Pekanbaru Meter

Kita sama sama tahu banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari bencana kabut asap dipekanbaru. Untuk urusan penerbangan udara misalnya, maskapai penerbangan harus membatalkan penerbangannya dikarenakan kabut asap yang mengganggu jarak pandang. Untuk saat ini saja jarak pandang hanya kurang lebih 15 meter sehingga tidak memungkinkan melakukan landing atau take off pesawat.

Saya sendiri sudah mencari informasi ke berbagai maskapai penerbangan di pekanbaru. Secara resmi bandara sultan syarif kasim memang tidak ditutup walaupun sudah seharusnya ditutup akibat kabut asap ini. Informasi sementara yang saya peroleh dari maskapai penerbangan antara lain dari Garuda Indonesia yang mengatakan bahwa belum ada pengumuman resmi penerbangan dari dan ke pekanbaru ditutup, tergantung kondisi cuaca dan kabut asap, jika memungkinkan untuk terbang maka Garuda Indonesia akan tetap terbang dari pekanbaru. Untuk maskapai penerbangan lainnya juga masih melihat kondisi cuaca dan belum ada pengumuman resmi tutup sementara, namun untuk maskapai penerbangan Lion Air, pihak Lion Air sudah menyatakan bahwa sampai besok tgl 12 Maret 2014 mereka tidak melakukan aktifitas penerbangan sama sekali baik dari pekanbaru maupun menuju pekanbaru. Semalam,10 Maret 2014, tidak satupun pesawat yang terbang dari dan ke pekanbaru dikarenakan kabut asap ini.

Bandara SSQ Pekanbaru

Solusi tiket yang sudah dibeli dan batal karena asap

Bagi penumpang yang sudah membeli tiket pesawat, jika penerbangan dibatalkan oleh pihak maskapai penerbangan karena memang tidak memungkinkan untuk terbang disebabkan kabut asap, maka dapat melakukan permintaan refund ke travel agent atau maskapai penerbangan tempat membeli tiket tersebut.

Tiket tersebut juga bisa di reschedule/rebook jika penumpang menginginkannya, namun dikarenakan bencana kabut asap ini belum tahu sampai kapan akan berakhir maka pilihan ini sebaiknya jangan dipilih hehehe....

Untuk masalah refund ini, pengembalian uang akan dikembalikan penuh sebesar pembayaran atas tiket tersebut. Untuk refund yang dilakukan di travel agent biasanya uang refund belum bisa langsung cair karena harus menunggu proses refund di maskapai penerbangan bersangkutan, namun tergantung kebijakan travel agent bisa saja pihak travel agent menanggulangi refund tersebut terlebih dahulu.

Sangat beresiko tinggi terbang pada saat kabut asap tebal.

Jarak pandang yang pendek disebabkan kabut asap akan menimbulkan resiko tinggi terjadinya kecelakaan pesawat jika penerbangan tetap dilakukan. Oleh sebab itu maskapai penerbangan mengambil kebijakan untuk membatalkan penerbangan. Sebagai penumpang kita harus sadar dan tahu bahwa kebijakan ini diambil pihak maskapai untuk keselamatan kita. Kita sama sama berdoa saja agar bencana kabut asap ini cepat berlalu dan udara dipekanbaru dan sekitarnya kembali bersih sehingga sgala aktifitas bisa kembali berjalan normal.

Jika ingin mendapatkan update GRATIS dari kami setiap ada update terbaru, silahkan masukkan email Anda pada kolom dibawah

Setelah menekan tombol Kirimkan, Segera cek email Anda untuk konfirmasi

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :